Berita » Berita » Foto » Info Perkara » Kegiatan » Press Release

Jumat, 19 Januari 2018

KAJATI ACEH MENGAWALI HUKUMAN CAMBUK DI HALAMAN MESJID ULEE KARENG, BANDA ACEH

Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menggelar eksekusi hukuman cambuk terbuka kepada 10 orang pelanggar syariat Islam di Kota Banda Aceh. Penghukuman itu dilakukan di halaman Masjid Ulee Kareng, Banda Aceh usai Shalat Jumat (19/1/2018) hari ini. Hukuman Cambuk tersebut dihadiri oleh Kajati Aceh Dr. Chairul Amir, SH. MH, para Asisten di Kejati Aceh, Walikota Banda Aceh dan Ratusan Masyarakat.

Adapun salah seorang pelaku yang akan dieksekusi merupakan seorang mucikari pekerja seks komersial (PSK) online. Adapun salah seorang pelaku yang akan dieksekusi merupakan seorang mucikari pekerja seks komersial (PSK) online. “1 Laki-laki kasus penyedia fasilitas Ikhtilath (Germo/mucikari) 40 kali cambuk kurang masa tahanan, germo itu kasus PSK online yang ditangkap Polres,” kata Kasi Penegakan Perundang-undangan dan Syariat Islam, Evendi A Latif, Jumat (19/1).

Mucikari berinisial AI tersebut sebelumnya telah diamankan Satreskrim Polresta Banda Aceh, di salah satu hotel di kawasan Lueng Bata, Minggu (22/10/2017) lalu, akibat melakukan tindakan protitusi secara online.

Sementara itu, selain mucikari tersebut, sembilan orang lainnya yang akan dieksekusi hari ini masing-masing terlibat kasus ikhtilath (2 orang), khamar (1 orang), dan judi atau maisir (6 orang).

Eksekusi Hukuman Cambuk yang diselenggarakan di Halaman Masjid Ulee Kareng, Banda Aceh tersebut berjalan lancar tanpa ada ancaman, hambatan, dan keributan.

 

(sumber penkum dan humas kejati aceh),-