Berita

Rabu, 16 Januari 2019

KASUS PDKS MASIH DI KEJATI

 

Penanganan kasus dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) tahun 2002-2012 dengan indikasi kerugian negara Rp 51 miliar dari jumlah penyertaan modal Rp 227 miliar yang bersumber dari APBK Simeulue Sudah tiga tahun sejak 2015 kasus tersebut ditangani, hingga kini masih di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dan belum dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh. Adapun yang menghambat penanganan kasus ini karena pihak kejaksaan belum memiliki hasil perhitungan kerugian negara. Untuk perkembangan kasus PDKS, saat ini kejati sedang menunggu dokumen dari PDKS untuk bahan perhitungan kerugian keuangan negara oleh ahli.