Berita » Press Release

Rabu, 9 Januari 2019

KORUPSI PENGADAAN ALKES ABDYA, KELUARGA MANTAN SEKDA SERAHKAN UANG DENDA SEBANYAK 200 JUTA RUPIAH

Keluarga mantan Direktur RS Teuku Peukan Ramli Bahar, terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di RS Teuku Peukan tahun 2013 lalu menyerahkan uang denda sebesar Rp 200 juta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya.
Sebelumnya, mantan Sekda Abdya itu divonis kurungan 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta oleh Mahkamah Agung (MA) RI.
Uang denda itu diserahkan oleh Rahman, salah seorang keluarga Ramli Bahar, Selasa pagi (8/1/2019). “Uang telah kita serahkan kepada pihak Kejari Abdya,” kata Rahman, Selasa (8/1/2019).
Sementara Kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri membenarkan uang denda senilai Rp 200 telah diterima pihaknya.
“Ia benar, uang denda kasus korupsi dana pengadaan alat kesehatan (Alkes) RS Teuku Peukan tahun 2013 lalu senilai Rp 200 juta telah kita terima pagi tadi.” kata Riki.
Kata dia, pihaknya bersama keluarga akan mentransfer uang tersebut langsung ke kas negara.
“Apabila denda telah dibayar maka masa tahanan terpidana dipotong selama 6 bulan,” katanya.