Berita » Berita » Foto » Kegiatan » Press Release

Jumat, 8 Desember 2017

PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL KEJAKSAAN TINGGI ACEH

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh DR. CHAERUL AMIR, SH. MH memimpin upacara peringatan HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL (HAKI) di Kejaksaan Tinggi Aceh. Perigatan HAKI tahun ini mengangkat tema “BERGERAK BERSAMA MEMBERANTAS KORUPSI UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG SEJAHTERA”

Momentum ini sebagai perwujudan agenda pembangunan (nawacita) dalam bidang hukum yaitu memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya. Oleh karena itu peningkatan integritas dengan menjauhi segala bentuk perilaku korupsi, yang didorong komitmen penuh untuk melakukan pelayanan publik dengan dilandasi kejujuran dan keikhlasan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara merupakan prinsip yang harus senantiasa dipegang teguh oleh setiap insan adhyaksa.

Kajati Aceh dalam kata sambutannya mengatakan bahwa pemberantasan korupsj merupakan kerja kolektif yang membutuhkan partisipasi luas dan masif, tidak hanya melibatkan seluruh aparatur penegak hukum, namun juga semua komponen yang ada dalam masyarakat tanpa terkecuali. Keterlibatan semua komponen tentunya didasari pemahaman bahwa korupsi merupakan musuh kita bersama, yang dampaknya secara sistemik merusak sendi-sendi perekonomian dan menghambat pembangunan. Belum lagi serangan dari para koruptor dengan membangun berbagai opini yang msnyesatkan melalui media cetak, elektronik maupun jaringan (online), Adanya dinamika perubahan norma hukum melalui berbagai putusan Mahkamah Konstitusi dan masih terdapatnya oknum penegak hukum gang masih memiliki integritas moral yang rendah sehingga mencoreng nama baik institusi dan pribadi yang bersangkutan.

Untuk itu sangat diperlukan kerjasama dan koordinasi antara lembaga penegak hukum dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan melaksanakan berbagai program pemerintah dalam memberantas korupsi dan juga pendekatan secara intensif dengan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), pesantren, pembentukan TP4 pusat maupun daerah serta satgassus TP3K.

Beberapa gambaran keberhasilan kinerja kejaksaan dalam pemberantasan korupsi dalam periode januari hingga november 2017 melalui upaya penyelidikan sebanyak 1.253 perkara, penyidikan sebanyak 1.300 perkara, penuntutan sebanyak 1.754 perkara, dan eksekusi Pidana badan sebanyak 1.552 perkara. Adapun penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 684.092.858.877,45 sedangkan uang pegganti yang disetor kepada kas negara sebesar Rp. 203.400.603.826,00 dan pidana denda yang telah disetor ke kas negara sebesar Rp. 34.070.103.200,00.

Atas pencapaian ini saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh insan adhyaksa, mengakhiri sambutan ini saya ucapkan selamat memperingati Hari Anti Korupsi Internasional semoga Allah Subhanahuwata’ala tuhan yang maha penguasa memberi perlindungan kepada kita semua.-

(sumber penkum dan humas Kejati Aceh)